Semut Selalu Jalan Berbaris, Apa Alasannya?

Semut Selalu Jalan Berbaris, Apa Alasannya?

Devita Savitri - detikEdu
Kamis, 19 Jan 2023 17:30 WIB
Close up of red imported fire ants (Solenopsis invicta) or simply RIFA
Semut-semut saat mencari makanan Foto: iStock
Jakarta -

Pernahkah detikers melihat semut berjalan di dinding ataupun dahan pohon? Mereka akan berjalan dengan satu garis lurus mengikuti rekan-rekannya. Kok bisa ya?

Seperti dikutip dari laman AZ Animals Kamis (19/1/2023), semut disebut sebagai serangga 'Eusosial' yang berarti mereka adalah makhluk sosial dan hidup dalam sebuah komunitas sarang yang terstruktur. Karena itu, semua dapat ditemukan di seluruh dunia.

Sebuah fakta menarik tentang semut adalah mereka dapat bertahan hidup di manapun dan di berbagai iklim baik padang pasir, hutan, hingga rumah pinggiran kota. Diperkirakan populasi semut di seluruh dunia lebih dari 20 kuadriliun. Benua Australia merupakan "rumah" bagi 4.000 spesies semua sekaligus menjadi yang terbanyak.

Semut hidup dalam koloni. Satu koloni semut ditinggal 50.000-500.000 individu. Koloni semut bersifat eusosial dan terorganisir secara efisien. Ada ratu, pekerja hingga tentara semut yang bekerja secara komunal untuk memastikan koloni berjalan lancar.

Karena bekerja dalam sebuah tim, keterampilan komunikasi yang baik menjadi kunci kesuksesan mereka dalam mencari makan atau saat keluar sarang. Ketika berjalan semut akan membentuk satu baris lurus, karena alasan berikut ini.

Alasan Semut Jalan Berbaris

Dilansir melalui laman BBC Science Focus, semut sangat bergantung pada aroma kimiawi yang disebut dengan 'feromon' satu sama lainnya. Feromon berguna untuk mempertahankan wilayah dan bertukar https://www.detik.com//edu/detikpedia/d-6524260/semut-selalu-jalan-berbaris-apa-alasannya kompleks.

Berbagai https://www.detik.com//edu/detikpedia/d-6524260/semut-selalu-jalan-berbaris-apa-alasannya yang dibagi satu sama lain seperti sumber makanan dan lokasi sarang hingga keberadaan predator. Menariknya setiap spesies semut memiliki kosa kata feromonnya sendiri yang disekresikan untuk membentuk jejak aroma tertentu.

Aroma ini digunakan untuk bertukar https://www.detik.com//edu/detikpedia/d-6524260/semut-selalu-jalan-berbaris-apa-alasannya kompleks tentang segala hal mulai dari lokasi sumber makanan, dan mengidentifikasi rute pulang, hingga keberadaan predator.

Laman Times Knowledge menyebutkan ujung antena semut mampu menerjemahkan "pesan" kimiawi. Hal tersebut yang membuat semut terlihat dalam satu baris lurus ke atau dari lokasi yang diinginkan.

Pemimpin barisan akan menggunakan fenomena ini untuk meninggalkan jejak sehingga bisa diikuti semut lain. Namun, ketika detikers menghapusnya dengan kapur anti semut, aroma akan hilang dan semut akan bergerak ke segala arah.

Berbaris Untuk Mencari Makanan

Engineering Insider menyebutkan biasanya semut berjalan dalam barisan untuk mencari makan. Garis perjalanan mereka adalah rute terpendek antara sarang dan sumber makanan.

Semut adalah serangga omnivora dalam hal makanan. Dengan kata lain, semut bukanlah pemilih makanan. Hampir semua hal termasuk daging dan tumbuhan akan dimakan dari semut.

Namun makanan khas semut terdiri dari daun, biji, serangga kecil lainnya, nektar dan melon. Satu hal yang hebat dari semut adalah ia mampu membawa lebih dari 10 kali beban dari beratnya sendiri ketika mencari makanan dan dibawa kembali ke sarang.

Selama perjalanan mencari makan pemimpin akan membuat 'rel feromon' sebagai lintasan dan alat berkomunikasi satu sama lain. Namun ternyata feromon bisa menguap dengan cepat. Untuk itu pemimpin semut akan mengeluarkannya secara terus menerus.

Ketika sudah selesai mengambil bahan makanan, semut akan melakukan hal serupa untuk kembali ke sarang. Setiap semut pekerja yang kembali ke sarang akan melepaskan feromon jejak dari kelenjar perut mereka.

Proses ini berguna untuk menjaga konsentrasi feromon selama sumber makanan ada. Setelah sumber makanan dikonsumsi, semut yang kembali ke sarang tidak akan meninggalkan feromon di sepanjang jalan sehingga konsentrasi feromon akan memudar.

Begitulah alasan mengapa semut jalan berbaris ketika keluar dari sarang. Mudahnya mereka hanya mengikuti aroma yang dikeluarkan pemimpinnya melalui hidung mereka agar tidak tersesat. Jadi makin tahu kan detikers!



Simak Video "Studi Terbaru Ungkap Perkiraan Jumlah Semut di Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia