Mengapa Hewan Punya Ekor? Ini 7 Fungsinya

Mengapa Hewan Punya Ekor? Ini 7 Fungsinya

Devita Savitri - detikEdu
Kamis, 19 Jan 2023 07:30 WIB
Turis diserang kanguru
Foto: (Viralhog/ist/dailymail)
Jakarta -

Sebagian besar hewan memiliki ekor di bagian belakang tubuhnya, mengapa ya? Ternyata untuk menjawab hal tersebut ada tujuh fungsi yang mendasari hal tersebut.

Ekor menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti bagian tubuh binatang dan sebagainya yang paling belakang, baik berupa sambungan dari tulang punggung maupun sebagai lekatan. Laman AP News menambahkan bila ekor biasanya dimiliki oleh mamalia.

Hewan menumbuhkan ekor sejak ada di dalam rahim ketika 31-35 hari dalam kandungan yang menyatu dengan tulang belakang atau biasa disebut tulang ekor. Satu fakta menariknya, bentuk dan ukuran ekor hewan tak sama satu lainnya.

Hal tersebut berhubungan dengan fungsi ekor sendiri. Setidaknya fungsi ekor dikategorikan menjadi 6, yakni sebagai berikut.

Alasan Hewan Punya Ekor

1. Alat Keseimbangan

Dilansir melalui laman AZ Animals, salah satu alasan hewan memiliki ekor yang paling umum karena berfungsi sebagai alat keseimbangan. Ekor memungkinkan hewan menjaga keseimbangan dalam bergerak dengan cepat di medan yang berat.

Misalnya kucing, mereka akan mengembangkan ekor untuk membantu kesimbangan ketika berjalan di atas tanah yang tak rata. Ekor pada kucing juga membantu ketika berlari atau melompat ke arah mangsa.

2. Bentuk Pertahanan

Hewan memiliki ekor karena berkaitan dengan perannya sebagai bentuk pertahanan. Kebanyakan ekor digunakan dengan cara dikembangkan sehingga pemangsa merasa kebingungan dan terhalangi.

Contohnya, ekor di ular derik dikembangkan untuk membantu mereka memperingatkan pemangsa agar tidak terlalu dekat. Ada pula ekor ikan pari yang mengandung tiga duri berbisa untuk menyerang mangsanya.

3. Alat Navigasi

Fungsi ketiga adalah sebagai alat navigasi utama karena hewan biasanya beradaptasi dengan lingkungan tertentu. Salah satu contoh hewan yang paling jelas menggunakan ekor untuk bernavigasi adalah ikan.

Contoh lainnya adalah monyet yang menggunakan ekornya untuk membantu navigasi, mencengkeram dahan pohon dan menghindari pemangsa di tanah.

4. Sarana Komunikasi

Ekor juga digunakan sebagai alat komunikasi. Beberapa hewan bahkan menggunakan ekornya untuk mengkomunikasikan sinyal sederhana kepada teman atau musuh serta menyampaikan emosi.

Misalnya, berang-berang membenturkan ekornya ke air sebagai bentuk alarm ketika mereka mendeteksi keberadaan predator. Selanjutnya, ekor anjing yang bergerak dapat menunjukkan banyak hal tentang keadaan emosinya.

5. Penghangat dan Cadangan Makanan

Beberapa hewan menggunakan ekornya untuk tetap hangat dalam cuaca yang dingin. Salah satu contohnya adalah rubah yang membungkus ekornya yang halus di sekitar tubuh sebagai semacam selimut pada musim dingin.

Tak hanya itu, ekor juga digunakan sebagai tempat menyimpan sumber makanan. Contohnya Aligator yang menyimpan lemak di ekornya untuk digunakan saat musim dingin. Untuk itu mereka akan lebih kurus selama musim dingin.

6. Tanda untuk Kawin

Hewan menggunakan ekornya ke dalam ritual kawinnya. Ekor dapat membantu mereka dari pesain untuk berkesempatan berkembang biak.
Contohnya adalah burung cendrawasih. Pejantan akan menumbuhkan bulu ekor yang indah sehingga mereka akan mengipasi bolak-balik secara hati-hati untuk menarik perhatian betina.

7. Menandai Wilayah

Fungsi terakhir, beberapa hewan juga menggunakan ekornya untuk memberi tahu pejantan lain bahwa kehadirannya tak diinginkan. Contohnya, kuda nill jantan akan memanipulasi ekornya seperti baling-baling untuk melemparkan kotorannya ke area yang luas agar pejantan lain tahu bahwa mereka tak diterima.

Mengapa Manusia Tak Punya Ekor?

Bila memiliki banyak fungsi, mengapa manusia tak memiliki ekor? AP News menjelaskan karena manusia memiliki 2 kaki sehingga tak membutuhkan ekor untuk keseimbangan.

Namun manusia juga pernah memiliki ekor yang tumbuh di usia hari kandungan ke-31 hingga 35 perkembangan janin. Perbedaannya, ekor manusia mundur dan menyatu menjadi tulang belakang yang kemudian membentuk tulang ekor serta tidak berkembang panjang seperti hewan.

Nah itulah penjelasan mengapa hewan punya ekor selengkapnya. Jadi makin tahu kan detikers!

(nwk/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia