Cerita 'Bonek' Argentina Rela Sulit Bayar Kontrakan Demi Piala Dunia

Cerita 'Bonek' Argentina Rela Sulit Bayar Kontrakan Demi Piala Dunia

Tim detikTrave[l - detikBali
Minggu, 18 Des 2022 09:21 WIB
Argentina soccer fans celebrate their teams winning match against Poland at the World Cup, near the Obelisk in Buenos Aires, Argentina, Wednesday, Nov. 30, 2022. (AP Photo/Gustavo Garello)
Foto: Suporter Argentina (AP/Gustavo Garello)
Bali -

Cerita kegilaan suporter sepakbola demi mendukung tim kesayangan terkadang di luar nalar. Sebagaimana dilakukan suporter Argentina ini. Mereka tak cuma bonek alias modal nekat. Tapi rela menguras harta demi nonton langsung laga Argentina di Piala Dunia 2022 Qatar.

Salah satu suporter yang menggadaikan segalanya itu adalah Belen Godoy. Dia sudah berada di Doha sejak sebulan lalu. Dia menyaksikan langsung semua pertandingan Argentina di Piala Dunia dan gilanya dengan membeli tiket di calo.

"Saya meninggalkan keluarga saya. Saya menguras semua tabungan saya. Saat saya kembali ke Buenos Aires, saya tidak tahu bagaimana saya harus membayar kontrakan, tapi tak ada yang bisa menghalangi saya dari kehidupan saya, sepakbola," kata Godoy kepada Associated Press.


Godoy tidak sendirian. Di dekatnya ada suporter Argentina lain, namanya Cristian Machinelli.

Dia tak henti mengibarkan bendera Argentina yang ditempeli foto Messi dan Diego Maradona ketika mencium trofi Piala Dunia ketika menjadi juara pada 1986.

"Saya menjual truk untuk ke sini. Sudah sebanyak itulah pengeluaran saya sejauh ini dan masih cukup nih untuk membeli tiket final," tutur Machinelli.

"Enggak ada penjelasan atau alasan apapun, karena memang warga Argentina gila bola. Dan, kami akan melakukan kegilaan apapun untuk memberikan dukungan," dia menambahkan.

Bagi sebagian penggemar timnas lainnya, mereka memang harus menguras sisa tabungan hingga benar-benar kering.

Sama dengan banyak negara lain, Argentina juga sedang diterpa krisis ekonomi akibat inflasi. Tingkat kemiskinan pun melambung dan daya beli semakin susut.

"Tiket pesawat dan tiket pertandingan ini sangat mahal. Kami melakukan banyak upaya untuk sampai di sini," kata suporter timnas Argentina lainnya, Viviana Rodriguez.

"Argentina sedang berada di periode yang sulit, baik secara politik mau pun ekonomi. Semua 10 kali lebih mahal," dia menambahkan.

Setelah sampai di Qatar, Rodriguez dan putranya, Lautaro Longhi, menjadi salah satu peserta demo suporter yang menuntut harga tiket final lebih murah. Sebab, harga tiket di calo naik beberapa kali lipat.

"Mereka meminta nominal hingga seharga mobil untuk beli tiket. Itu sangat mahal," kata Longhi.

Tetapi, kendati penerbangan, akomodasi, dan tiket nonton begitu mahal, suporter Argentina tidak menyesal sama sekali berada di Qatar.

"Itu akan jadi penutup kehidupan yang baik, walau saya tak mau jadi seperti apokaliptik. Sebagai suporter, saya sudah melakukan segala yang saya bisa," kata suporter Argentina lain di Qatar, Osvaldo Santander.

"Saya sampai di sini, meninggalkan orang-orang kesayangan, berjuang mendapatkan tiketnya. Dan, juara adalah alasan kami di sini," dia menegaskan.



Simak Video "Tumpah Ruah Warga Argentina saat Parade Kemenangan Messi Cs"
[Gambas:Video 20detik]
(hsa/dpra)