NasDem Pecat Suami Wagub NTB Jelang Safari Politik Anies

Round Up

NasDem Pecat Suami Wagub NTB Jelang Safari Politik Anies

Tim detikBali - detikBali
Kamis, 26 Jan 2023 06:48 WIB
Anies Baswedan saat menghadiri acara di Sabuga Bandung, Minggu (22/1/2022).
Anies Baswedan. (Foto: Wisma Putra)
Mataram -

Partai NasDem kembali kehilangan salah satu kadernya. Kali ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Khairul Rizal dipecat dari partai besutan Surya Paloh tersebut. Rizal juga merupakan suami dari Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah.

Pemecatan tersebut terjadi menjelang safari politik Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden NasDem pada Pemilu 2024. Anies dijadwalkan terbang ke NTB pada Senin (30/1/2023).

"Benar kartu tanda anggota (KTA) sebagai kader dan anggota Partai NasDem untuk Khairul Rizal sudah dikeluarkan oleh DPP," kata Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTB, Wahidjan kepada detikBali, Rabu (25/1/2023).


Rizal dipecat lantaran tidak mau menjadi calon legislatif (caleg) dari NasDem pada Pemilu 2024. Menurut Wahidjan kader yang tidak loyal terhadap garis politik partai harus diberhentikan.

"Pemberian sanksi diberhentikan inilah beliau tidak mau mencalonkan diri lagi dari NasDem sebagai caleg 2024 nanti. Yang kedua beliau tidak mau menandatangani pakta integritas dari NasDem," kata Wahidjan.

Meski begitu, Wahidjan mengklaim pemecatan terhadap Rizal tidak ada kaitannya dengan diusungnya Anies Baswedan sebagai bakal capres NasDem. Menurutnya beberapa tokoh NasDem NTB yang hengkang dari partai itu disebabkan patron atau figur di kepengurusan.

Ia mencontohkan mundurnya Tuan Guru Habib Ziadi dari NasDem yang kerap disebut mengikuti jejak Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah. Rohmi pamit dari NasDem pada November 2022.

"Jelas mungkin secara moral dan politik itu mengikuti temannya untuk keluar. Tapi kami tidak terlalu khawatir soal itu. Itu hal biasa orang keluar masuk di dalam kepengurusan parpol," tutur Wahidjan.

Wahidjan mengungkapkan NasDem sedang membidik beberapa figur untuk menjadi caleg DPRD daerah pemilihan (dapil) NTB 3 Lombok Timur bagian utara. Saat ini ada tiga sosok yang akan mendaftarkan diri di dapil tersebut. Hanya saja, dia enggan membeberkan ketiga nama yang mengikuti penjaringan NasDem tersebut.

"Hari ini ada tiga orang sudah janjian untuk mendaftar ke NasDem. Ada dari kalangan tokoh dan ada juga anak tuan guru di Dapil Lombok Timur Utara ini ya," imbuhnya.

Bersiap Sambut Anies

Terlepas dari pemecatan Rizal, jajaran pengurus Partai NasDem NTB kini bersiap menyambut kedatangan Anies Baswedan. Kedatangan bakal capres NasDem itu di NTB akan disambut tagline "Anies Presiden NasDem Juara".

"Ya kami bilang bahwa Partai NasDem mampu mendapat kapitalisasi atau mendapatkan ekor jas dari Pak Anies nanti. Ini karena rakyat yang menginginkan Anies menjadi presiden di NTB," kata Wahidjan.

Menurut Wahidjan kedatangan Anies di NTB masih sesuai jadwal semula. Anies akan tiba di NTB pada Senin (30/1/2023) sekitar pukul 10.00 Wita. "Langsung menuju Pondok Pesantren Yayasan Atthohiriyah Alfadiliyah (Yatofa) di Desa Bodak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah," imbuh Wahidjan.

Wahidjan sesumbar menyebut Anies sebagai sosok yang didambakan masyarakat NTB sebagai presiden. Menurutnya seluruh kader NasDem harus mampu mengambil momen kedatangan Anies sebagai kapitalisasi suara untuk seluruh kader dan Partai NasDem di NTB.

"Sekarang masyarakat NTB menginginkan Anies Presiden. Karena hari ini hasil survei Anies menempati posisi mayoritas di pikiran masyarakat NTB," tandasnya.



Simak Video "Respons Jokowi Disebut Bertemu Paloh Bahas Deklarasi Anies: Apa Urusannya?"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/BIR)