KPU Dompu Lantik 243 PPS, Disebar di 8 Kecamatan

Dompu

KPU Dompu Lantik 243 PPS, Disebar di 8 Kecamatan

Faruk Nickyrawi - detikBali
Selasa, 24 Jan 2023 13:21 WIB
Ketua KPU Dompu Arifuddin,  mengambil sumpah janji perwakilan PPS se-Kabupaten Dompu, Selasa (24/1/2023). (Faruk Nickyrawi)
Foto: Ketua KPU Dompu Arifuddin, mengambil sumpah janji perwakilan PPS se-Kabupaten Dompu, Selasa (24/1/2023). (Faruk Nickyrawi)
Dompu -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu melantik 243 orang panitia pemungutan suara (PPS) pada Selasa (24/1/2023). Mereka yang dilantik ini sebelumnya telah mengikuti seleksi tes tertulis hingga tes wawancara.

Dalam momen itu, PPS diminta untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu tingkat desa. Tak hanya itu, PPS juga diminta untuk bekerja sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Alhamdulillah pelantikan 243 PPS sudah kami laksanakan dalam rangka pelaksanaan pemilihan serentak tahun 2024," ungkap Ketua KPU Dompu, Arifuddin pada detikBali Selasa (24/1/2023).


Dikatakannya, PPS yang dilantik ini berdasarkan hasil seleksi mulai dari seleksi administrasi, selesai tes tertulis dan tes wawancara yang diikuti oleh 1.300 orang pendaftar. Hingga terpilih 243 orang panitia PPS.

"243 orang ini tersebar pada 81 desa kelurahan di 8 Kecamatan se-Kabupaten Dompu. Yang terpilih adalah yang termuda dan yang tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Karena pemilu ini butuh tenaga, fisik yang kuat dalam melaksanakan seluruh tahapan pemilu," ucapnya.

Arifuddin menegaskan, PPS yang dilantik harus menjalankan tugas dengan memegang teguh amanat, sumpah janji serta melaksanakan tugas sesuai dengan prinsip demokrasi.

"Harapan kepada PPS, pegang teguh amanat yang diberikan, sumpah janji, dan melaksanakan semua tahapan pemilihan sesuai prinsip demokrasi," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Dompu Kader Jaelani juga mengungkapkan hal yang sama. Dia menegaskan PPS harus menjunjung netralitas dan integritas sebagai penyelenggara pemilu.

"Dalam bekerja harus sesuai dengan aturan yang berlaku, junjung netralitas dan integritas sebagai penyelenggara. Harus betul-betul adil," tegas Bupati.

Jaelani juga mengungkapkan PPS merupakan ujung tombak dalam melaksanakan tahapan pemilu karena posisi mereka berada pada Desa dan Kelurahan. Untuk menjalankan tugas yang berat, butuh tenaga ekstra dan fisik yang kuat.

"PPS memegang posisi yang strategis, sehingga butuh tenaga dan fisik yang kuat. Sehingga nanti pemilu harus lebih baik dari sebelumnya. Semoga yang terpilih ini adalah orang-orang yang tepat," tuturnya.



Simak Video "KPU Bakal Rekrut 36.330 PPK dan 83.765 PPS untuk Pemilu 2024"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/gsp)