KPU Ajukan 10 Dapil DPRD NTB di Pemilu 2024

Mataram

KPU Ajukan 10 Dapil DPRD NTB di Pemilu 2024

Ahmad Viqi - detikBali
Sabtu, 21 Jan 2023 15:53 WIB
KPU NTB menggelar rapat rancangan daerah pemilihan (dapil) anggota DPRD NTB pada Pemilu 2024 di Kota Mataram, NTB, Sabtu (21/1/2023).
KPU NTB menggelar rapat rancangan daerah pemilihan (dapil) anggota DPRD NTB pada Pemilu 2024 di Kota Mataram, NTB, Sabtu (21/1/2023). Foto: Ahmad Viqi/detikBali
Mataram -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan penambahan daerah pemilihan (dapil) untuk pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Ketua KPU NTB Suhardi Soud mengatakan rancangan perubahan Dapil DPRD NTB itu berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Putusan Mahkamah Konstitusi nomor: 80/PUU-XX/2022, serta surat KPU RI nomor: 51/PL.01.3-SB/05/2023 tentang Pelaksanaan Uji Publik Rancangan Daerah Pemilihan Anggota DPRD Provinsi.

"Jadi dalam aturan itu memberikan kewenangan kepada KPU untuk mengatur dapil anggota DPR dan DPRD Provinsi NTB," katanya, Sabtu (21/1/2023) di Mataram.


Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU NTB Yan Marli mengatakan prinsip penataan dapil anggota DPRD NTB dengan prinsip kesetaraan nilai dan suara masing-masing dapil. Selain itu, rencana perubahan dari 8 dapil menjadi 10 dapil di NTB tetap mengutamakan jumlah kursi.

Hal ini agar persentase jumlah kursi yang diperoleh setiap partai politik setara dengan persentase suara sah yang diperoleh pada Pemilu 2024. "Tetap mengutamakan proporsionalitas kesetaraan alokasi dengan memperhatikan kursi antara dapil. Tujuannya agar tetap terjaga perimbangan alokasi kursi setiap dapil," kata Yan Maril.

Menurut Yan Maril, rencana perubahan dapil anggota DPRD NTB ini tidak berpengaruh kepada jumlah kursi anggota DPRD. Perubahan ini hanya memecah dua dapil yang sebelumnya tergabung di dalam satu dapil.

"Misalnya dulu pada Pemilu 2019 itu dapil wilayah NTB 2 Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Barat. Kini direncanakan pecah menjadi dua dapil. Tapi, tetap dengan total 12 kursi dari 65 kursi anggota DPRD," katanya.

Rencana perubahan dapil, terang Yan, juga terjadi di wilayah Kabupaten Dompu, Bima, dan Kota Bima yang masuk wilayah pemilihan NTB 8 pada 2019 lalu. "Dulu Dompu, Bima, dan Kota Bima juga satu dapil. Sekarang coba dipisahkan, Kabupaten Dompu menjadi dapil sendiri dengan total 3 kursi. Bima dan Kota Bima 8 kursi," katanya.

Adapun rencana perubahan dari 8 dapil menjadi 10 dapil anggota DPRD NTB ini pada prinsipnya tetap memperhatikan keutuhan dan keterpaduan wilayah. Selain itu perubahan ini juga mempertimbangkan kondisi geografis dan sarana perhubungan masing-masing dapil.

"Kami juga tetap memperhatikan kohesivitas penyusunan dapil dengan memperhatikan sejarah, kondisi sosial budaya adat istiadat daerah itu sendiri," kata Yan.

Adapun rencana perubahan itu sebagai berikut.

  1. Dapil NTB 1: Kota Mataram dengan jumlah penduduk 444.974 dengan alokasi 5 kursi.
  2. Dapil NTB 2: Lombok Barat dengan jumlah penduduk 726.228 dengan alokasi 9 kursi.
  3. Dapil NTB 3: Lombok Tengah A dengan enam kecamatan: Jonggat, Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Pringgarata, dan Praya Barat Daya dengan total jumlah penduduk 525.971 dengan alokasi 6 kursi.
  4. Dapil NTB 4: Lombok Tengah B dengan 6 Kecamatan: Praya, Jonggat, Batukliang, Batukliang Utara, Janapria, Kopang, dan Praya Tengah dengan total penduduk 540.944 dengan alokasi 7 kursi.
  5. Dapil NTB 5: Lombok Utara dengan jumlah penduduk 257.369 dengan alokasi 3 kursi.
  6. Dapil NTB 6: Lombok Timur A dengan 8 Kecamatan: Keruak, Sakra, Terara, Sikur, Montong Gading, Sakra Timur, Sakra Barat, dan Jerowaru dengan total penduduk 514.004 alokasi 6 kursi.
  7. Dapil NTB 7: Lombok Timur B terdiri dari 13 Kecamatan: Masbagik, Sukamulia, Selong, Pringgabaya, Aikmel, Sambelia, Pringgasela, Suralaga, Wanasaba, Sembalun, Suwela, Labuan Haji, dan Lenek dengan total penduduk 855.913 dengan alokasi 10 kursi.
  8. Dapil NTB 8: Sumbawa Barat dan Sumbawa dengan total penduduk 664.573 dengan alokasi 8 kursi.
  9. Dapil NTB 9: Dompu dengan total penduduk 254.190 dengan alokasi 3 kursi.
  10. Dapil NTB 10: Bima dan Kota Bima dengan total penduduk 689.341 dengan alokasi 8 kursi.


Simak Video "Survei PWS Jelang Pemilu: PDIP Teratas, Disusul Gerindra dan Demokrat"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/hsa)