Bupati Lombok Tengah Setop Aktivitas Mandi Lumpur Live TikTok!

Bupati Lombok Tengah Setop Aktivitas Mandi Lumpur Live TikTok!

Ahmad Viqi - detikBali
Jumat, 20 Jan 2023 14:44 WIB
Bupati Lombok Tengah menyetop kegiatan live TikTok mandi lumpur yang melibatkan lansia dan emak-emak.
Bupati Lombok Tengah menyetop kegiatan live TikTok mandi lumpur yang melibatkan lansia dan emak-emak. (Ahmad Viqi/detikBali).
Lombok Tengah -

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menegaskan akan menghentikan kegiatan mandi lumpur live TikTok yang melibatkan sejumlah lansia dan emak-emak di Dusun Pedek Setanggor Timur 2, Desa Setanggor, Praya Barat.

"Tadi saya panggil Camat Praya Barat, dan Kepala Desa Setanggor untuk berkoordinasi lebih jauh dan menutup kegiatan itu," ungkap Pathul, Jumat (20/1/2023).

Menurut dia, konten live TikTok yang mempertontonkan lansia dan emak-emak mandi lumpur sudah membuat kegaduhan di masyarakat, terutama di Lombok Tengah.


"Kami, pemerintah saja tidak boleh membuat kegaduhan di tengah masyarakat. Apalagi, masyarakatnya sendiri. Kalau masyarakat gaduh kan kurang baik," terang dia.

Ia menilai kegiatan ngemis online dengan cara mandi lumpur yang dijadikan konten sosial media bukanlah aktivitas rutin untuk mendapatkan uang.

Pemilik akun TikTok @intan_komalasari92 dan @bocahperik melakukan kegiatan ini sebagai sumber penghasilan dadakan.

"Kalau ditutup, apakah masyarakat akan dibantu? Nah, untuk bantuan sedang kami rumuskan seperti apa. Nanti saya akan tinjau ke TKP. Kami akan jadwalkan," jelas Pathul.

Ditreskrimum Polda NTB juga sudah meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk menutup kegiatan live TikTok mandi lumpur yang dikelola oleh masyarakat Desa Setanggor.

"Tadi malam, kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian. Secepatnya akan ditutup kegiatan itu, supaya tidak terjadi kegaduhan-kegaduhan seperti ini. Secepatnya ya," imbuh Polda NTB.

Lebih lanjut Pathul mengungkapkan tak akan segan-segan untuk mengambil langkah pengamanan jika konten live TikTok mandi lumpur kembali muncul.

"Hal-hal seperti ini tidak kami inginkan. Nanti akan kami koordinasikan dengan Polda NTB. Intinya kami akan tutup kegiatan mandi lumpur live TikTok itu," terang Pathul.

Sebelumnya, pemilik akun TikTok @intan_komalasari92 menyebut adegan live mandi lumpur viral karena diburu penonton. Adegan ini sendiri dia sadur dari luar negeri.

Ia mengaku pernah berjualan secara live di TikTok, tetapi penontonnya hanya sedikit. "Pernah coba live yang lain, tapi nggak viral. Nah, ada tren di luar (negeri) itu mandi lumpur," tutur dia.

Konten mandi lumpur ini sudah disiarkan kurang dari satu tahun. Namun, viralnya justru baru belakangan, yakni Desember 2022. "Nah, sekarang banyak yang mau ikut live sampai antre," katanya.

Adapun, sekali menyiarkan konten mandi lumpur di TikTok, ia mengklaim mampu meraup Rp 2juta. Uangnya kemudian dibagi antara pemeran dan pemilik akun.



Simak Video "Lansia di Lombok Pilih Live Mandi Lumpur Ketimbang ke Sawah"
[Gambas:Video 20detik]
(BIR/gsp)