Dipanggil Polisi, Nenek di Lombok Tolak Berhenti Live TikTok Mandi Lumpur

Lombok Tengah

Dipanggil Polisi, Nenek di Lombok Tolak Berhenti Live TikTok Mandi Lumpur

Tim detikBali - detikBali
Kamis, 19 Jan 2023 14:44 WIB
Warga Dusun Pedek Setanggor Timur 2 Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, saat sedang live mandi air keruh di TikTok.
Warga Dusun Pedek Setanggor Timur 2 Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, saat sedang live mandi air keruh di TikTok. (Ahmad Viqi/detikBali)
Lombok Tengah -

Konten live TikTok dengan adegan wanita paruh baya hingga nenek-nenek mandi lumpur menuai beragam reaksi dari warganet. Tak sedikit yang menyebut konten TikTok itu sebagai aktivitas mengemis gaya baru.

Layar Sari alias Inak Mawar (55) mengaku sudah dimintai keterangan oleh Polres Lombok Tengah terkait konten mandi lumpur yang dia lakukan. Nenek enam orang cucu itu menolak saat diminta polisi untuk berhenti mandi lumpur secara live di TikTok.

"Kalau mau kasih saya uang, saya berhenti. Saya juga tidak takut ditahan polisi. Kecuali saya sudah lain-lain kan. Itu nggak aneh-aneh juga. Saya tidak pernah mengemis, saya cuma live mandi ikuti perintah penonton," kata Inak Mawar kepada detikBali, Kamis (19/1/2023).


Inak Mawar mengaku sengaja melakukan adegan menggigil saat live Tiktok mandi air keruh selama berjam-jam. Hal itu dia lakukan untuk meraih simpati penonton.

"Sengaja itu. Saya terima kasih juga ke semua penonton. Itu kan tidak dingin airnya. Kan ada juga air hangat disediakan untuk bilas selesai live," tutur Inak Mawar.

Inak Mawar adalah salah satu warga Dusun Pedek Setanggor Timur 2, Desa Setanggor, Lombok Tengah, yang menjadi pemeran adegan live mandi lumpur di akun TikTok @intan_komalasari92 dan @bocahperik. Akun tersebut dikelola oleh tetangganya bernama Sultan Ahyar (31).

Saat detikBali berkunjung ke kediaman pemilik akun TikTok di Dusun Pedek Setanggor Timur 2, Inak Mawar tampak sedang live. Ia duduk di bak berisi air keruh di belakang rumah Sultan Ahyar, lalu mengguyurkan tubuhnya dengan air tersebut. Inak Mawar pun berkali-kali mengucap "thank you" kepada penonton TikTok yang memberinya gift.

"Saya malah tidak tahu dapat uang itu dari mana. Yang penting terima uang dari pemilik akun Sultan Ahyar," imbuhnya.

Untuk diketahui, Live TikTok merupakan satu fitur di media sosial TikTok yang dapat digunakan untuk berinteraksi langsung dengan followers. Ketika melakukan live, pengguna dapat menerima gift atau hadiah virtual dari penonton. Gift itulah yang nantinya dapat ditukar menjadi uang.

Sejak mendapat cuan dari live TikTok, Inak Mawar pun enggan untuk pergi ke sawah. Sebab, ia bisa meraup duit jutaan rupiah hanya dengan duduk mandi lumpur di depan kamera handphone.

"Saya dapat Rp 9 juta selama 9 kali live. Daripada ke sawah, pergi garap sawah orang itu dikasih cuma Rp 35 ribu dari pagi sampai sore," kata Inak Mawar.

Sebelumnya, Kabidhumas Polda NTB Kombes Artanto menyebut telah memeriksa pemilik akun TikTok @intan_komalasari92 dan tiga orang perempuan pemeran live mandi lumpur di akun TikTok tersebut. Ketiganya berinisial LS (49), IR (54), dan HRT (43).

Artanto akan melakukan penyelidikan terhadap konten TikTok milik IK dan SAH lantaran menimbulkan kegaduhan dan salah persepsi dari warganet. "Intinya beberapa wanita paruh baya dan pemilik akun yang live itu akan dilakukan pemeriksaan di Polres Lombok Tengah untuk lebih terang," pungkas Artanto, Rabu (18/1/2023).



Simak Video "Lansia di Lombok Pilih Live Mandi Lumpur Ketimbang ke Sawah"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/bir)